Desa bayah timur
Bayah Timur - (3/3/26) Masyarakat Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, kini dirundung kecemasan hebat. Fenomena pergerakan tanah yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir telah mengakibatkan sedikitnya 32 rumah warga mengalami kerusakan serius dan terancam roboh, 7 rumah diantaranya sudah dikosongkan.
Kondisi geologi wiayah yang labil ditambah intensitas hujan yang tinggi disinyalir menjadi pemicu utama amblasnya permukaan tanah di pemukiman padat penduduk itu. Namun berdasarkan informasi, kejadian ini sudah terjadi sejak puluhan tahun dan mengalami titik terparahnya di tahun sekarang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan yang dialami warga bervariasi mulai dari retakan rambut pada dinding hingga belahan besar pada lantai dan fondasi rumah. beberapa rumah bahkan sudah mengalami kemiringan yang signifikan, membuat bangunan tersebut tidak lagi aman untuk dihuni.
Mengapa ini bisa terjadi?
Secara teknis, fenomena ini ssering terjadi di wiayah dengan topografi perbukitan atau lereng yang memiliki lapisan tanah lempung (clay) yang tebal di atas batuan kedap air. Saat hujan terus- menerus, air meresap ke dalam tanah dan menjenuhkan lapisan lempung tersebut. Lapisan ini kemudian menjadi licin dan bertindak sebagai bidang tergelincir, menyebabkan massa tanah di atasnya bergerak mengikuti gaya gravitasi.